Hai sahabat NinoPro, Kalian baru pindah ke apartemen atau ke rumah baru? Yuk, buat tempat tinggal kalian lebih pintar yuk, sudah mau tahun 2022 loh!

Gimana sih cara yang tepat tanpa mengeluarkan dana yang berlebihan? Mari kita bahas caranya disini secara bertahap!

 

Sebelumnya, tonton contoh aplikasi perangkat rumah pintar disini:

 

Untuk Video Tips Memulai Rumah yang Lebih Pintar

 

Artikel tertulisnya, dibawah ini:

1. Pilih Wifi atau Zigbee

Jaringan yang digunakan oleh peralatan Smart Home atau Rumah Pintar memiliki 2 protokol, yang paling umum adalah Wifi, dimana si perangkat pandai tersebut akan langsung terhubung ke Wifi rumah kalian.

Lalu protokol Zigbee, dimana menggunakan frekuensi khusus untuk berkomunikasi sendiri, ini menggunakan Hub/ Gateway tambahan, sehingga timbul biaya extra untuk membeli Hub/ Gateway tersebut. Tapi ini memungkinkan proses komunikasi yang lebih cepat, Bahkan beberapa bisa bekerja secara Offline/ Tanpa Internet.

Zigbee memungkinkan aksesoris yang lebih bervariatif dan ukuran yang lebih kecil, karena protokol Zigbee lebih hemat daya.

 

2. Pilih Platform Smart Home Kalian

Penyedia jasa smarthome itu banyak sekali, tetapi yang paling umum adalah Tuya dan Xiaomi kalau di Indonesia. Loh Bardi, Arbit, dan banyak lainnya itu tidak disebut? Nah.. Mereka itu dalam Tuya Ekosistem, jadi sebut saja Tuya. Lalu baik Xiaomi dan Tuya bisa terhubung dengan Apple HomeKit dan Google Assistant.

 

3. Mulai secara bertahap

Lampu Pintar/ Smartbulb

Setelah menentukan platform yang ingin digunakan, Mulailah secara bertahap. Biasanya dari Lampu pintar/ Smart bulb dahulu, karena itu yang paling terasa, Seperti kombinasikanlah Lampu pintar dengan sensor gerak ataupun sensor pintu.

Contoh Konfigurasi yang dapat dilakukan:

  • Pintu terbuka maka Lampu Menyala 1 Menit.
  • Jika sensor mendeteksi gerakan maka nyalakan lampu.
  • Jika sensor tidak mendeteksi gerakan selama 20 menit, Maka matikan lampu.

 

Perbanyak Sensor dan Aksesoris

Setelah lampu lampu kalian dan sensor awal, mulailah perbanyak titik titik sensor gerak dan pintu. Lalu mulai kombinasikan dengan perangkat pintar lainnya seperti Smart Air Purifier, Infrared Remote Controller, Smart Plug/ Colokan Pintar

Contoh Konfigurasi yang dapat dilakukan:

  • Jika mendeteksi gerakan, maka nyalakan air purifier.
  • Jika tidak mendeteksi gerakan selama 20 menit, maka matikan air purifier.

 

Gunakan kreatifitas

Gunakan Smart Plug yang kompatibel untuk membaca daya dan melakukan Automation.

Contoh Konfigurasi yang dapat dilakukan:

  • Jika mendeteksi listrik yang digunakan dibawah 15 Watt maka Notifikasi bahwa Air Panas telah siap
  • Jika mendeteksi listrik yang digunakan diatas 30 watt maka nyalakan lampu LED Strip TV
  • Jika ruangan gelap dibawah 10 Lux dan terdeteksi gerakan maka nyalakan lampu meja
  • Jika sensor jendela/ Pintu terbuka selama 1 menit, maka matikan Air Purifier

 

4. Kombinasikan Berbagai Merek

Siapa bilang smart home harus 1 merek, justru semakin banyak yang digunakan semakin kompleks otomasi yang bisa dilakukan. Memang pengaturan awalnya menggunakan banyak aplikasi, tetapi setelah terkonfigurasi otomasinya, maka kalian akan jarang membuka aplikasi tersebut kok.

 

Rekomendasi NinoPro

Saya sudah lama menggunakan perangkat rumah pintar, sejak saya tinggal di Beijing selama 1 tahun, saya sudah merasakan ekosistem Xiaomi, Jadi yang saya gunakan adalah Ekosistem Xiaomi Home ( Mi Home ).

Lalu saya juga menggunakan Philips WiZ sebagai pilihan lampu utama saya. Kalian biasa membaca disini Alasannya.

Untuk tambahan, saya juga menggunakan Tuya Smart, dengan merek Bardi dan Arbit.

Kenapa Xiaomi Home yang menjadi utama? Karena saya sudah familiar dan mengerti penggunannya, juga aksesorisnya yang banyak sekali… Walaupun sedikit tricky untuk mencari region Global,  karena dapat salah beli region yang hanya bisa di China. Untuk yang mau memulai seperti saya dengan Xiaomi Ekosistem dan Zigbee, maka mulailah dengan membeli Hub/ Gateway dan beberapa sensor yang ingin digunakan, biasanya sensor pintu/ jendela dan sensor gerak

Lalu kalian bisa membeli lampu bohlam pintar dari Xiaomi, ataupun Lampu Meja, Kamar tidur dari Xiaomi juga.

Lalu kreasikan dengan kombinasi kombinasi yang saya sebutkan diatas.

 

Gimana, sudahkah memulai rumah yang lebih pintar? Yuk berbagi pengalaman dan teknik automasi kalian juga disini…