Sejak pandemi Covid-19, saya mulai fokus meningkatkan produktivitas di rumah agar suasana home office menjadi lebih produktif. Selama beberapa bulan ini saya sedikit demi sedikit melakukan upgrade barang barang yang saya gunakan setiap hari untuk bekerja di rumah.

Agar produktivitas pekerjaan semakin baik, kita harus membuat suasana senyaman mungkin, dan pada akhirnya “dream setup” saya untuk edisi 2020 selesai.

Barang yang ada disini semuanya nyaris bisa didapatkan di marketplace favorit kalian di Indonesia.

 

Klik gambar untuk memperbesar

Langsung saja berikut ini rincian semua perangkat dan gadget yang saya gunakan:

 

Keychron K8

Keyboard rekomendasi teman, cukup nyaman saya gunakan walaupun cukup tinggi profile keyboardnya, kemungkinan besar saya akan menambahkan hand rest.

 

Razer Viper Ultimate

Mouse lightweight yang saya gunakan untuk bekerja dan bermain, sejak tidak bisa kemana mana dikarenakan pandemi, saya mengganti Logitech MX Master mejadi mouse Razer Viper Ultimate ini karena ringan dan nyaman digunakan dalam jangka waktu panjang.

 

Deep Cool Monitor Stand

Monitor stand pemberian temen yang ganti meja, sangat berguna dikarenakan meningkatkan sudut pandang mata ke monitor sehingga lebih ergonomis dan memiliki USB Port didepannya.

 

BenQ Eye Care Monitor 27 Inch

Monitor Eye Care dari BenQ ini memiliki keunggulan anti flicker sehingga membuat mata yang sensitif lebih nyaman dan memiliki Bright Intelegence sebagai sensor cahaya, jadi ketika ruangan gelap maka monitor akan menurunkan pencahayaannya, seperti smartphone auto brightness.

 

Mijia Table Top Clock

Jam dari Mijia yang menggunakan teknologi electronic ink, yang dalam arti menggunakan tinta elektronik jadi sangat hemat energi dan memiliki sudut pandang yang lebar dan tampilan yang tajam, jam ini juga memiliki indikator kelembaban dan suhu ruangan. Desainnya yang minimalis menjadi pilihan saya.

 

Baseus Wireless Charging Pad

Wireless Charging Pad yang biasa saya gunakan untuk charging AirPods Pro, untuk charging iPhone saya masih menggunakan kabel karena lebih cepat. Dibeli karena keren, designnya yang transparan sehingga bisa terlihat komponen didalamnya.

 

Livion Smartphone and Tablet Stand

Stand tablet dan smartphone yang terbuat dari aluminium, cukup kokoh dan kuat diletakan iPad.

 

SitStand Laptop ARM & Tray

Dikarenakan ukuran ruangan yang pas pasan, saya perlu meletakan laptop dengan elevasi agar dibawahnya bisa diletakan barang. Laptop ARM & Tray dari SitStand ini sangat berguna untuk ruangan yang kecil ataupun meja yang terbatas.

 

Miji XP37 Hanging Desk Lamp

Pencahayaan yang baik sangat penting untuk produktivitas, jika terlalu terang mata cepat lelah, jika terlalu gelap tubuh akan cepat merasa mengantuk. Lampu dari Mijia ini memiliki fitur dimmable yang berarti pencahayan bisa diatur intensitasnya dan warna lampu yang bisa disesuaikan dari putih hingga kuning.

Jadi pada siang hari lampu disesuaikan dengan warna matahari yang lebih putih, dan ketika malam saya mengubah menjadi kekuningan agar ketika sudah mau tidur badan akan lebih cepat melakukan transisi ke kamar yang gelap.

Oh ya, lampu ini juga memiliki remote untuk mengontrol tingkat pencahayaan dan warna lampunya.

 

OneMed Aseptic Gel

Irosnisnya benda hand sanitizer ini sangat dibutuhkan disaat sekarang, dengan kandungan alkohol 70% ini akan membasmi 99.97% bakteri dan virus yang ada di tangan sebelum menyentuh perangkat keyboard dan mouse. Pastikan cuci tangan sebelum menyentuh perangkat yang kalian gunakan sehari hari, jika tidak maka akan menjadi sarang bakteri ataupun virus, jika lupa mencuci tangan dan memegang muka akan meningkatkan resiko terpapar. Sehingga biasakan cuci tangan dengan handsanitizer sebelum kembali bekerja di keyboard dan mouse kalian.

Oh ya ga harus merek ini sih, kebetulan saja saya adanya merek ini. Yang penting Hand Sanitizer!

 

RGB Moon Lamp with Remote

Lampu ini dibeli karena lucu dan cocok menjadi pelengkap meja karena standnya juga berbahan kayu, sehingga memiliki harmoni dengan warna meja, sayangnya jam ini memiliki waktu auto off timer, jadi tidak bisa menyala terus terusan, mungkin saya akan menggantinya jika menemukan yang lebih cocok.

 

 

Yang import, ataupun sudah jadul dan ketinggalan jaman dan mungkin sedikit susah dicari di Indonesia.

Creative Gigaworks T20 Series II

Speaker yang saya hand carry dari jepang karena ketika sedang di Akihabara saya mendengar performa suara speaker ini dan suaranya cukup cocok dengan profile kuping saya, jadi saya membeli di Jepang dan menggunakannya sampai sekarang.

Jika beli di Indonesia siap siap dengan harga markup yang begitu tinggi :’)

 

PQI My Lockey Fingerprint Dongle

Karena harganya terjangkau, saya membelinya juga dari Jepang, fingerprint reader ini mendukun Windows Hello, jadi saya tidak perlu mengetikan password ataupun pin untuk masuk kedalam windows 10.

Jika beli di Indonesia siap siap dengan harga markup yang begitu tinggi :’)

 

AudioTrak Prodigy Cube

USB DAC ini sudah sangat lama umurnya dan masih awet saja, ini dibeli ketika saya kuliah di tahun 2012. Fungsinya masih saya gunakan sampai sekarang untuk disambungkan microphone untuk google meets dan mendengarkan earphone. Dan ada tombol quick switch untuk kembali menghubungkan ke speaker.

 

MSI GS63 Stealth

Laptop yang dibeli tahun 2017, masih awet walaupun baterainya sudah gembung dan sudah dilepas, sekarang fungsinya lebih menjadi komputer dan jarang dibawa kemana mana.

Speknya cukup sederhana yang saya gunakan:

Processor: Intel Core i7 7700HQ ( 4 Cores 8 Threads )
GPU: NVIDIA GTX 1050
SSD: Toshiba 128GB + 1TB ADATA SU800
RAM: 16GB

 

Ada yang terlupakan? Setup yang baik adalah setup yang kabelnya teratur dengan baik, baik itu PC master race ataupun laptop master race yang penting cable managementnya terbaik. Saya menggunakan USB Type C Hub agar 1 kabel dapat menjadi solusi semua konektivitas. Jadi kalau saya mau ganti ke Macbook kantor, saya tinggal melepas colokan type C ini dan menghubungkannya ke macbook kantor dan semua akan langsung bisa digunakan tanpa perlu cabut colok satu persatu.

Sayangnya laptop saya menggunakan watt lebih dari 100 watt, sehingga masih memerlukan power adaptor, USB C belum bisa memenuhi kebutuhan daya laptop dikarenakan GPU NVIDIA. Jadi total kabel yang terkoneksi ke laptop saya 2 kabel saja.

 

Demikianlah work and play setup saya di tahun 2020 ini, jika ada kesempatan maka yang saya lakukan pertama adalah melakukan upgrade laptop ke yang lebih modern dan memiliki core lebih banyak. Jika ada input ataupun saran yang bisa membuat produktivitas lebih baik, silahkan berbagi di kolom komentar.

Semoga setup saya di tahun 2020 ini bisa membukakan ide untuk kalian yang sedang ingin menaikan level home office dan gaming setup kalian.