Jaman sekarang ini apa apa mulai online, mulai belanja online barang elektronik, gadget, sampai kebutuhan sehari hari seperti beras.

Apalagi di kondisi sekarang ini yang apa apa susah, nah sebagai pemilik usaha yang baik apa langkah yang bisa diambil?

Pastinya jangan ketinggalan jaman, segera buat usaha kalian lebih “online ready” alias siap ditemukan di online. Saya pernah menulis artikel tentang itu, bisa dibaca disini.

Nah kali ini kita akan membahas ke topik yang lebih kecil tetapi sangat penting. Apa itu? Ya bagaimana penamaan sebuah produk sangat berpengaruh loh!

Kalau di terminologi internet seorang pemilik website harus melakukan optimasi SEO ( search engine optimisation ). Untuk penjual atau seller juga perlu melakukan yang sama, bedanya si pemilik website perlu melakukan research keywords untuk tetap relevan dan ada di mesin pencarian google. Kalian sebagai penjual perlu juga dapat dicari dengan mudah di mesin pencarian marketplace online kalian (contoh: tokopedia, bukalapak, blibli, dan lainnya). Baca tentang memaksimalkan usaha di pencarian Google.

Jadi bagaimana agar produk yang kalian jual lebih gampang dicari oleh pengguna? Yuk segera kita bahas tipsnya. Tips ini sepenuhnya hanya membahas teknik penamaan, untuk performa toko, ratings dan premium/ star seller itu hal lain.

Oke pelajari dulu contoh kasusnya, lalu kita bahas dibawah.

Klik gambar untuk memperbesar.

 

1. Memilih keyword yang relevan dan dicari

Lakukan riset sebelum memulai menamakan produk, posisikan diri kalian sebagai pembeli dahulu. Apakah yang akan kalian cari jika ingin membeli produk kalian? Juga pahami benar benar produk yang dijual.

Contoh: Monitor LED 24″ ViewSonic VX2476-SMHD | FULL HD | IPS | Speaker

Lebih Optimal: ViewSonic Monitor IPS LED 24″ | Full HD | Speaker | VX2476-SMHD

Karena sebagai calon pembeli pastinya sudah mengetikan monitor, dan semua monitor akan keluar, jadi agar calon pembeli lebih cepat mengetahui merek kalian, letakan merek didepan jenis produknya, calon pembeli tidak perlu membaca Monitor terlebih dahulu, tetapi ViewSonic Monitor akan lebih enak dan bisa saja calon pembeli tersebut mencari merek ViewSonic.

Juga Hindari kompleksitas SKU didepan, Karena jarang sekali calon pembeli yang mencari dengan kode SKU lengkap. Berikan sugesti dan definisi yang tepat bahwa calon pembeli mencari Monitor 24 Inch, IPS Panel, ukuran 24 Inch dengan Speaker. Bukan kode SKU VX2476-SHMD.

Tetapi jangan hapus kode SKU, letakkan di paling belakang, karena di kasus tertentu ada calon pembeli yang mencari dengan kode SKU.

 

2. Nama produk harus memiliki fitur unggulan

Penamaan produk harus memiliki unique selling point, atau fitur unggulan yang ditawarkan dibanding kompetitor.

Contoh: Sonicgear Sonicbar 200P

Lebih Optimal: Sonicgear Sonicbar 200P – USB Soundbar with Lighting Effect

 

3. Jangan hanya menggunakan nama merek dan tipe

Tidak semua calon pembeli tau akan tipe yang mereka cari, gunakan relevansi produk tersebut.

Contoh: Sonicgear Sonicbar 200P

Lebih Optimal: Sonicgear Sonicbar 200P – Soundbar untuk laptop dan komputer

 

4. Hindari pengulangan kata

Pengulangan Kata sangat tidak optimal, karena dijaman sekarang komputer bisa melakukan pencarian terdekat. Hindari pengulangan kata dan perbanyak fitur unggulan.

Contoh: Face Shield Kacamata – Face Shield Nagita – Faceshield Kacamata

Lebih Optimal: Face Shield Kacamata Nagita – Anti Fog – Anti Dust – Anti Droplet

 

5. Berikan Sugesti kepada calon pembeli di nama produk

Jika produk kalian tidak memiliki fitur unik, coba berikan sugesti penggunaan produk, karena sebagian calon pembeli akan mencari dengan kata kata umum.

Contoh pencarian calon pembeli: baju olah raga anak anak

Contoh kurang optimal: Baju Doraemon Anak Anak 

Contoh Lebih Optimal: Baju Doraemon Anak anak cocok untuk olahraga dan santai

 

Semoga dengan tips diatas ini produk yang kalian jual akan lebih bisa dijangkau lebih banyak calon pembeli! Selamat berjualan.

 

Sumber: pengalaman pribadi dan alibaba.com tips