Tulisan ini diambil dengan ijin dari facebook notes teman saya Cornellius, yang menurut saya artikelnya sangat bagus dan pada kesempatan ini saya ingin berbagi tips dan trick Cara Memperpanjang Umur Baterai dan Merawat Baterai Handphone. Artikelnya akan sedikit di modifikasi agar lebih mudah dimengerti.

Langsung saja yuk.Pertama, kalau kamu tipe orang yang hapenya ganti tiap setahun atau dua tahun sekali, mungkin artikel ini kurang tepat untuk kalian. Kenapa ? ya pasti kalian uda ganti dulu hapenya sebelum battrenya rusak ataupun menjadi bocor. Tapi kalau Anda tetap tertarik cari tahu bagaimana sih cara merawa baterai gadget gadget kalian. Mari kita baca tulisan teman saya ini dibawah ini.

 


 

Guide ini dibuat untuk menginformasikan tentang baterai yang ada di HP-mu dan gimana cara biar umurnya panjang. Karena saya yakin semua orang disini udah punya smartphone namun banyak yang belum tahu kalo baterai punya cara penanganan khusus.

Cas hape? Simpel, 0-100.

Eit, tunggu dulu. Memang, kelihatannya segampang itu. Tapi tahu gak sih kalau sebenernya cara isi baterai Li-ion (tipe baterai yang paling umum digunakan di smartphone-smartphone jaman sekarang) itu ada trik-nya? Klarifikasi: guide ini berlaku untuk semua jenis baterai Lithium, bukan hanya Li-ion.

TL;DR – Charge saat 30%, berhenti di 80%.

TLDR itu singkatan Too Long, Didn’t Read, alias kepanjangan, ga dibaca, ya sebenernya inti artikelnya itu cas aja di antara 30% sd 80%, tapi baca lengkap ya ! Saya coret aja itu TLDR biar kalian baca semua xD

Udah, gitu doang. Perlu penjelasan lebih detailnya? Silahkan lanjut dibaca. Ngisi baterai hape itu kayak mau masukin 6 orang ke mobil sejenis Brio. Effort yang diberikan untuk masukin orang ke-4 tentu saja jauh lebih gampang daripada masukin orang yang terakhir (ke-6). Muat sih muat, tapi yang lain mesti geser dan gencet-gencetan satu sama lain.

Pengisian dari 0% ke 100% disebut juga satu unit cycle. Here’s the catch: Pengisian dari 30% ke 80% bukanlah 0.5 cycle, melainkan hanya (kira-kira) 0.2 cycle. Ingat perumpamaan barusan tentang masukin orang ke mobil? Hal ini karena effort yang diperlukan baterai untuk mengisi ‘orang pertama’ jauh lebih gampang dari ‘orang terakhir’- dengan kata lain, pengisian dari 90% ke 100% memakan cycle jauh lebih tinggi daripada pengisian dari 30% ke 40%, walau pengisiannya sama-sama 10%. Bisa dibilang penambahannya eksponensial.

gambar : 30-80% = 0.2 cycle, 30%-90% = 0.42 cycle, dan 30-100% = 0.94 cycle.
.
Dengan gambar diatas, kita bisa menghitung bahwa pengisian dari 30% ke 80% sebanyak lima kali (0.2 cycle x 5 = 1 cycle) memakan cycle yang sama dengan hanya sekali pengisian dari 0% ke 100% (1 cycle). Semua baterai memiliki rating berapa cycle yang dapat dilakukan sebelum baterai tsb kehilangan kemampuannya untuk menyimpan energi. Untuk tipikal baterai smartphone, angka ini berkisar di 500 cycles.
.

gambar : 30-80% = 0.2 cycle, 30%-90% = 0.42 cycle, dan 30-100% = 0.94 cycle.

Dengan gambar diatas, kita bisa menghitung bahwa pengisian dari 30% ke 80% sebanyak lima kali (0.2 cycle x 5 = 1 cycle) memakan cycle yang sama dengan hanya sekali pengisian dari 0% ke 100% (1 cycle). Semua baterai memiliki rating berapa cycle yang dapat dilakukan sebelum baterai tsb kehilangan kemampuannya untuk menyimpan energi. Untuk tipikal baterai smartphone, angka ini berkisar di 500 cycles.

Susah juga ya, kudu disiplin.

Yah, itulah salah satu drawback dari metode ini. Harus sering colok-lepas dan waktu penggunaan HP tanpa di-charge menjadi lebih singkat. Tentunya jika kamu benar-benar perlu (misal akan pergi keluar rumah seharian), sekali-dua kali dalam seminggu mengisi hingga 100% tidak akan menjadi masalah.Saya membeli HP saya yang saat ini saya pakai (Sony Xperia XZs) pada Desember 2017- dan sejak saat pembelian saya selalu memakai sistem pengisian 30-80 sebisa mungkin demi memperpanjang umur HP saya dan ‘squeezing the money I spent on this phone until the last drop’. Setelah setahun, hasilnya?

.
Masih tidak percaya? Dalam hape saya sendiri ada fitur bawaan dari Sony yang dinamakan Battery Care, dan beginilah screenshotnya.
.
.
Beberapa cara lain untuk memperpanjang umur baterai, dikutip dari link ini: Tidak terlalu sering mengisi sampai full charge (100%) ataupun membiarkan baterai dalam keadaan fully charged dalam waktu yang lamaJangan biarkan suhu HP panas dalam waktu yang panjang. Panas adalah musuh utama dari semua baterai.Jangan memakai ‘quick charge’ atau ‘fast charging’ terlalu sering, pakailah hanya ketika dibutuhkan / mendesak. Pakailah charger dengan rating 1A (1000 mA) untuk pengisian baterai sehari-hari ketika waktu bukan masalah- hal ini akan membuat suhu HP tidak terlalu panas ketika dicharge.
.

Kalo overnight charge gimana ya? Soalnya saya kan pasti udah tidur jadi gak sempet cabut…

gambar : stop kontak dengan timer.

Cari barang ajaib ini. Di Ace Hardware pasti ada, harganya kisaran 100 ribuan. Hitungannya simpel. Misal kapasitas baterai HP saya 3000mA dan charger yang saya pakai berkapasitas 1500mAh, maka 1 jam pengecasan akan mengisi sekitar 50%, setengah jam 25% dan 15 menit 12%. Sesuaikan dengan sisa baterai HP-mu saat akan ditinggal tidur. Baterai sisa 55%? Gunakan tombol 30 menit. Sisa 35%? Gunakan tombol 60 menit. Sisa 20%? Nonton aja satu video di YouTube sambil ngecas biasa, terus pas udah nyentuh 30%, pencet tombol 60 menit baru ditinggal tidur.

Sekian informasi yang mau saya sampaikan, semoga berguna agar baterai HP anda tidak cepat ‘lemes’ atau menggembung (salah satu gejala baterai HP yang sudah mendekati batas cycle / termakan wear). Thanks for reading!

 


 

Saya disini adalah si penulis artikel, Cornellius.

Tulisan ini dibagikan dengan ijin dari si penulis artikel. Anda bisa baca lengkap di facebook notesnya. Disini.
Untuk informasi lebih lanjutnya, silahkan baca dua artikel berikut dari Battery University:
https://batteryuniversity.com/learn/article/do_and_dont_battery_table – bagian Lithium-ion, baris paling kanan dari tabel tsb.
https://batteryuniversity.com/learn/article/how_to_prolong_lithium_based_batteries