slow internet

Tulisan ini adalah hasil review dan eksperimentasi dari internet saya. Dimana provider yang saya gunakan membagi bandwidth lokal dan internasional secara tidak fair juga membuat frustasi.

Internet saya memiliki koneksi lokal up to 50mbps dan internasional up to 5mbps. Sangat tidak fair bukan? Sedangkan konsumsi kita rata rata dari luar negri alias internasional, jadi kebanyakan saya mengalami buffering youtube, download lambat dan tidak stabil.

Mari yang dibahas dan akan dipermasalahkan si 5mbps internet internasionalnya saja… Sangatlah lambat bukan?

Buat kamu yang penasaran apa saja sih yang internet lokal? Website lokal Indonesia itu seperti, kompas.com; detik.com; tokopedia.com; hmm apa lagi ya? dikit kan…

Untuk Internasional? Wah banyak sekali, kamu pasti tau semua, youtube.com; facebook.com; line; whatsapp; 9gag.com; google.com; hotmail.com; dan banyak sekali…

Masalahnya, bandwidth lokal yang sangat cepat itu apa gunanya jika tidak digunakan? Nah dari sini saya melakukan riset riset, bagaimana cara membuat semua traffic atau aliran internet saya menjadi lokal, sehingga saya bisa memanfaatkan kecepatan internet up to 50mbps tersebut…

Jawabannya adalah menggunakan proxy, vpn lokal atau VPS. Lihat diagram diatas, kita bisa kok membuat semua koneksi kita lokal dengan cara “membeli” perantara untuk mengubah semua koneksi menjadi lokal.

Anggap saja, kamu bisa bahasa Indonesia secara fasih, dan bisa sedikit bahasa Inggris. Jika kamu mentranslasikan buku bahasa Inggris sendiri pasti memakan waktu bukan? Nah bagaimana jika kamu menyewa jasa translator untuk mengubah semua buku kamu menjadi bahasa Indonesia? Kamu pastinya jadi lebih cepat membaca bukan?

Ya, teori ini juga bisa diaplikasikan di internet, kita sewa VPN atau menyewa virtual private server yang di pasangkan VPN Server untuk routing (mengarahkan) semua internet kita menjadi lokal, sehingga semua data yang masuk dan keluar adalah lokal. Alhasil internet yang tadinya lambat karena harus berkomunikasi dengan internasional, menjadi cepat karena data internasional sudah dijadikan data lokal oleh server VPN ataupun virtual private server kita.

Hasilnya sangat memuaskan! walaupun terjadi penurunan kecepatan dari 50 mbps menjadi 31 mbps dikarenakan komunikasi ekstra yang dibutuhkan oleh pihak perantara (VPS) tetapi jauh lebih baik dari limit 3.7mbps yang diberikan oleh ISP saya.

Sekarang Youtube tidak Buffer, Netflix tidak buffer, Blokiran website semua lepas karena semua data sudah diproses terlebih dahulu dan di enkripsi oleh server VPS saya.

Jadi? Mau tau caranya? Dan berapa sih harganya untuk semua ini? itu akan menjadi lanjutan dari artikel ini… Tapi untuk harga relatif tidak mahal, untuk VPN yang memiliki server di Indonesia, sekitar 3$ / bulan jika langganan jangka waktu panjang ( nord vpn ) dan variasi harga sekitar 50rb s/d 150rb per bulannya jika jangka pendek.

Alternatif lain, gunakan metode seperti saya, sewa VPS di hosting lokal. Instalasi VPN Server dan voilà Kalian sudah memiliki VPN sendiri. Untuk VPS lokal harga bervariasi dari 99rb sampai 120rb tergantung provider yang mau digunakan… Anda bisa menggunakan cloudkilat atau exabytes.

Baca cara apa saja yang bisa digunakan untuk mempercepat internet bandwith terpisah bagian kedua disini.