Baca Juga: Penjelasan Spesifikasi Laptop, Komputer ataupun Handphone

Di jaman sekarang ini, banyak sekali opsi untuk membeli sebuah laptop ataupun komputer dari berbagai macam brand terkemuka. Tetapi jangan sampai salah membeli dikarenakan merek saja, Anda perlu mengetahui beberapa komponen penting yang perlu menjadi konsiderasi pada saat membeli sebuah laptop atau komputer. Pastikan komponen yang anda pilih pada spec perangkat tersebut sesuai kebutuhan Anda. Apa saja sih yang harus dipelajari lebih lanjut agar tidak salah pilih ? Kita akan membahas dalam terminologi yang paling simple agar mudah dimengerti.

CPU ( Central Processing Unit )

Gambar : Processor pada sebuah komputer bermerek Intel

CPU atau central processing unit adalah otak dari sebuah komputer, dimana kecepatan memproses sebuah pekerjaan yang diberikan tergantung dari CPU tersebut. CPU juga biasanya disebut sebagai processor yang memiliki inti proses. Dijaman sekarang ini processor dengan 2 inti (core) menjadi opsi yang paling sederhana, dan jumlah inti dari processor tersebut bisa sampai 6-8 inti (core) pada produk konsumer yang paling umum. Dua merek terkemuka yang biasa anda jumpai adalah Intel dan AMD.

Untuk sekarang pilihan merek processor tidaklah menjadi hal yang terlalu signifikan dikarenakan teknik manufakturing yang mirip, berbeda pada jaman dahulu yang menentukan sebuah processor adalah pilihan yang sulit, dimana AMD terkenal boros daya1 dan lebih cepat panas1. Yang harus diperhatikan sekarang adalah jumlah inti (core) pada processor dan kecepatan dalam gigahertz (Ghz).

Contoh CPU :

Laptop Budget : Intel Celeron N3060
(1.6 GHz base frequency, up to 2.48 GHz burst frequency, 2 MB cache, 2 cores)

Disini kita bisa melihat bahwa 1.6Ghz adalah kecepatan sebuah processornya dan 2 cores adalah jumlah inti dari processornya. Nominal 1.6Ghz adalah nominal dari jumlah cycle per detik yang bisa diselesaikan oleh CPU, jadi semakin rendah frekuensi gigahertznya semakin lambat pekerjaan yang bisa diselesaikan oleh sebuah CPU dan jumlah 2 inti menandakan prosesor dapat mengerjakan instruksi secara bersamaan sebanyak 2 instruksi mudahnya.

Laptop Mid-End :
AMD Quad-Core R7-2700U Processor, 2.2 GHz (2M Cache, up to 3.8 GHz)

Saya sengaja memilih tipe yang berbeda agar menjadi gambaran bahwa menentukan processor tidak perlu melihat merek jika ingin mencari performa. Disini kita bisa melihat bahwa processor tersebut memiliki Quad yang berarti 4, berarti processor ini memiliki 4 inti (cores) dan kecepatannya 2.2 Ghz, dari sini kita sudah bisa melihat bahwa processor yang memiliki lebih banyak cores dan kecepatan yang lebih tinggi menunjukkan performa yang diberikan akan lebih baik.2

RAM ( Random Access Memory )

Gambar : RAM pada sebuah komputer

Besarnya jumlah RAM mempengaruhi kepada kemampuan komputer atau laptop kita melakukan hal lebih dari satu, semakin besar jumlah ram secara teori maka semakin banyak program yang bisa kita kerjakan pada komputer kita. Misalnya dengan ram 4GB kita hanya bisa membuka 4-6 aplikasi secara bersamaan, dan dengan ram 8GB kita bisa membuka 8-12 aplikasi simplenya.3

Contoh RAM :

8GB DDR4 2400Mhz

Disini kita bisa melihat bahwa produk ini memiliki memori ram 8GB dengan kecepatan 2400Mhz, dan tipe memori dari ram tersebut adalah DDR4. Simplenya semakin tinggi tipe ram tersebut semakin cepat kecepatan memorinya. Jika anda menemukan tipe laptop dengan DDR3 berarti kecepatannya akan lebih lambat dari DDR4.

GPU / VGA / Kartu Grafis ( Graphic Cards )

Gambar : Kartu grafis komputer

Selain CPU, bagian yang cukup penting dari sebuah komputer atau laptop adalah kartu grafisnya, kartu grafis adalah komponen yang memproses visual dan grafik pada sebuah komputer, seperti pada saat anda menonton video full HD, ataupun bermain game. Kartu grafis pada sebuah laptop atau komputer memiliki 2 tipe, yaitu: Integrated ataupun Dedicated.

Integrated GPU adalah kartu grafis terintegrasi pada CPU, sehingga memiliki keterbatasan pada kemampuan memproses grafis dikarenakan harus membagi memori (RAM) dengan CPU dan kecepatan yang terbatas membuat Integrated GPU bukanlah opsi yang baik untuk penggemar game dan pekerja dalam bidang profesional.

Dedicated GPU adalah komponen yang di khususkan untuk memproses grafis dan visual dan memiliki memori (RAM) tersendiri sehingga tidak menggunakan Ram pada laptop atau komputer kita. Performa yang dihasilkan juga lebih baik dikarenakan tipe memori yang digunakan untuk kartu grafis adalah khusus, seperti GDDR5 ( dimana frekuensi memorinya lebih cepat dari DDR4 atau DDR3 pada umumnya )

Contoh kartu grafis ter-integrasi ( Integrated ) :
Intel HD Graphics 620
AMD Radeon™ R3 Graphics*

Contoh kartu grafis khusus ( Dedicated ) :
NVIDIA GTX 1050TI 4GB atau AMD RX 580 8GB

Dari sini anda bisa mengetahui yang mana yang integrasi dan yang mana yang dedicated, secara simplenya kartu grafis yang dedicated akan menuliskan jumlah memori seperti RAM pada komputer dan memiliki merek terpisah seperti NVIDIA dan AMD. Untuk pembahasan kartu grafis akan dipisahkan dari artikel ini karena akan terlalu panjang dan teknis. Dari sini anda pasti bisa membedakannya dan untuk performa pastinya yang dedicated akan lebih baik dari pada integrated.

*memang terlihat seperti kartu grafis dedicated, tetapi ini adalah integrated GPU yang terdapat pada seri budget prosesor AMD, disebutnya APU ( Accelerated Processing Unit ) dimana CPU dan GPU digabungkan menjadi satu simplenya,  tidak berbeda dengan Intel HD Graphics yang tertanam pada beberapa seri processor Intel

Storage / Penyimpanan ( HDD / SSD )

Gambar : Hard Disk Drive dan Solid State Drive – sumber

Dahulu orang tidak perlu mempertimbangkan tipe penyimpanan yang dipakai untuk komputer atau laptop mereka. Sekarang tipe penyimpanan dibagi menjadi 2 tipe, HDD dan SSD.

Hard Disk Drive ( HDD )
Tipe penyimpanan yang paling umum dan sudah digunakan sejak dulu. Hard Disk menyimpan data dalam piringan magnetik, menggunakan motor yang diwakilkan dalam kecepatan dalam rotasi per menit (RPM)

Solid State Drive ( SSD )
Tipe penyimpanan yang menggunakan memori flash ( kartu memori ) dan tidak mempunya elemen bergerak. Keunggulan dibanding HDD adalah lebih tahan dari getaran dan performa yang sangat tinggi dikarenakan tidak perlu berotasi untuk membaca dan menulis data.

Contoh Penyimpanan :

256GB PCIe G3x4 SSD
1TB HDD + 256GB PCIe G3x4 SSD ( memiliki 2 tipe penyimpanan pada 1 produk )

Paling mudah cara membedakan HDD dari SSD adalah kapasitas penyimpanannya, dikarenakan harga SSD masih relatif tinggi, biasa kapasitas yang disediakan oleh manufakturer laptop ataupun komputer lebih kecil, seperti 128gb, 256gb, 512gb dan sebesar besarnya pada seri konsumer adalah 1TB. Carilah laptop dengan SSD untuk performa yang lebih baik.

Inilah 4 komponen yang saya anggap utama dalam menentukan sebuah laptop ataupun pre-built komputer ( komputer rakitan ). Pastikan anda menyesuaikan kebutuhan dengan spesifikasi produk tersebut. Banyak sekali orang yang membeli laptop hanya berdasarkan harga sehingga performa yang diinginkan tidak sesuai. Anda bisa membaca lebih lanjut tentang contoh spesifikasi komputer dan laptop disini.

Jika saya boleh sarankan, spesifikasi yang ideal untuk sebuah laptop atau komputer di tahun 2018 adalah :

CPU : 2 Core atau 4 Core
RAM : 8 GB
SSD : 256GB atau seri SSHD ( Kombinasi Hybrid SSD yang terintegrasi dengan HDD )
GPU : Integrated atau Dedicated ( Disesuaikan kebutuhan )

Kenapa saya mengharuskan RAM 8 GB ? Demi kenyamanan melakukan pekerjaan tentunya, terutama windows 10 lebih boros memori ram dikarenakan fitur fiturnya. Saya juga menyarankan SSD, dikarenakan Windows 10 lebih didisain untuk perangkat lebih baru dengan SSD atau sis flash storage.

Baca Juga: Penjelasan Spesifikasi Laptop, Komputer ataupun Handphone

Pada prosesor generasi lawas sebelum generasi Ryzen™ Sumber : Quora

Sesuaikan jumlah inti sesuai kebutuhan, karena aplikasi konsumer umumnya tidak secara efisien menggunakan jumlah cores yang lebih dari 6.
Jumlah Ram memang bisa mempengaruhi banyaknya aplikasi yang kita bisa jalankan bersamaan, tetapi jika tidak didukung processor yang handal maka performa malah akan jatuh.